Memilih hosting yang sesuai untuk WordPress

Memilih hosting yang sesuai untuk  WordPress

Bagi seorang website admin atau website developer pemula, biasanya melakukan proses pembuatan dan pengembangan situsnya di local machine, dengan bantuan XAMPP dan sejenisnya. Ketika sudah siap di-deploy atau diluncurkan baru kemudian memilih hosting yang sesuai untuk WordPress. Sebagian dari mereka, ada juga yang langsung mengerjakannya di layanan hosting.

Maka timbul pertanyaan. “Paket hosting seperti apa yang saya butuhkan?” . Maka kata kuncinya adalah pada kata kebutuhan. Maka, kita analisa website yang kita buat menggunakan theme dan plugin apa saja? Sehingga sumber daya layanan hosting yang kita gunakan memadai, agar website dalam berjalan sesuai harapan.

Website yang kita jalankan sangat bergantung pada alokasi sumber daya yang tersedia. Oleh karena itu, kita harus memperhitungkan kebutuhannya. Seberapa banyak kita menggunakan plugin, jumlah konten gambar yang harus di tampilkan, seberapa besar sebuah plugin butuh alokasi Memory dll.

Penggunaan Pagebuilder seperti Elementor dan plugin Revolution Slider membutuhkan alokasi memory yang cukup besar karena ada live editor dengan live preview. Serta perlu diingat bahwa ada pengaturan seperti PHP Memory Limit, WP Memory limit dan WP MAX Memory Limit yang perlu disiapkan agar website berjalan baik.

Tulisan ini berkaitan dengan Memory Limit Pada WordPress pada tautan :
https://satriosubroto.com/memory-limit-pada-wordpress/

Jenis layanan hosting

Shared Hosting

Layanan shared hosting adalah layanan yang paling umum untuk kebutuhan website pada umumnya. Secara fisik, sebuah komputer server akan diatur agar dapat menjalankan kebutuhan ratusan hingga ribuan website di dalamnya. Alokasi sumber daya server (CPU dan RAM) akan dibagi rata untuk setiap akun hosting. Pada umumnya, GUI atau tampilan pengelolaan hosting menggunakan cPanel dari cpanel.net . Layanan shared hosting cocok untuk website pemula seperti website profil suatu perusahaan, sekolah, instansi pemerintah atau blog pribadi dengan traffic yang relatif rendah.

VPS / Virtual Private Server

Layanan VPS adalah layanan hosting setingkat diatas layanan Shared hosting. Sebelum website mengalami gangguan yang diakibatkan terbatasnya alokasi sumber daya server, maka sebaiknya kita segera memindahkan ke layanan VPS. Secara fisik, sebuah server komputer diatur untuk mengakomodir lebih sedikit website. Sehingga alokasi sumber daya server (CPU, RAM, Hard Drive) lebih besar untuk setiap website yang dapat dipesan sesuai kebutuhan. Layanan VPS cocok untuk website dengan traffic yang cenderung lebih besar. Dengan menggunakan layanan VPS, seolah-olah kita menggunakan sebuah mesin server sendiri dengan budget yang lebih ekonomis. Pengelolaan VPS membutuhkan pengetahuan perintah mesin melalui SSH Access.

Dedicated Server

Layanan Dedicated Server adalah layanan server hosting dimana sebuah mesin digunakan sepenuhnya untuk sebuah akun untuk menjalankan websitenya. Alokasi sumber daya yang disediakan akan lebih besar daripada menggunakan layanan VPS. Layanan Dedicated server cocok untuk sebuah portal berita dengan traffic yang relatif lebih tinggi.

Attribution : Technology vector created by fullvector - www.freepik.com